Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, keberadaan jilbab tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Bahkan jilbab telah dikenal dan dikenakan sejak lama oleh muslimah Indonesia. Banyak pahlawan wanita Indonesia yang mengenakan jilbab, seperti Rahmah El Yunusiyyah atau pun Nyai Ahmad Dahlan, bukti bahwa dengan jilbab yang mereka kenakan tak menghalangi mereka untuk mengabdi dan berjuang kepada negara. Namun, sejarah juga mencatat bahwa muslimah Indonesia pernah dirampas hak mereka oleh negara hanya karena jilbab mereka.
Monday, November 10, 2014
Tuesday, September 9, 2014
NIKAH ITU.....
Nikah itu....
tak seRumit yang kita bayangin
tapi juga tak seSimpel yang kita lihat
Nikah itu........
Bukan Kamu
dan Bukan Aku
tapi Kita
Nikah itu..........
Bukan Karena Kamu atau Aku
tapi Karena Kita
Nikah itu......
bukan karena Harta, Rupa, atau Tahta
bukan juga hanya karena Cinta
tapi nikah karena Kuasa
bukan Kuasamu, aku, atau mereka
tapi Kuasa dariNya
Nikah itu.......
bukan hanya antara Kita, Aku dan Kamu
tapi juga antara Mereka
Nikah itu......
bukan hanya tentang Aku atau Kamu
tapi juga tentang Dia
Nikah itu......
bukan hanya tentang Persamaan Kita
tapi juga tentang bagaimana kita menyamakan Perbedaan Kita
Nikah itu........
bukan hanya bagaimana membahagiakan Aku atau Kamu
tapi juga bagaimana Membahagiakan Dia dan Mereka
Nikah itu....
bukan seberapa besar Kita saling Memberi
tapi juga seberapa besar Kita saling Berbagi
Nikah itu......
bukan siapa yang salah
tapi siapa yang berani memaafkan
Nikah itu......
bukan siapa yang Kalah
tapi harus saling Mengalah
capink,10092014,memories
Thursday, September 4, 2014
Menikah Muda, Kenapa Tidak ??
Seringkali ketika mendengar ada anak yang baru lulus SMA menikah, sebagian masyarakat menganggap aneh dan menyayangkan tindakan tersebut. Seolah dengan keputusan mereka untuk menikah muda menjadikan masa depan mereka berantakan. Kesempatan untuk meraih kesuksesan juga ikut tertunda. Tidak hanya kesuksesan dalam bidang karir, tapi juga kesuksesan dalam membangun kehidupan rumah tangga. Sebagian masyarakat masih berpikir bahwa pasangan muda masih terlalu labil untuk membangun kehidupan rumah tangga sehingga rentan memicu terjadinya perceraian.
Sunday, February 23, 2014
Pembinaan Point of Contact antara Perusahaan dengan Stakeholder
PENDAHULUAN
Menurut Payaman J. Simanjutak hubungan industrial merupakan
hubungan semua pihak yang terkait atau berkepentingan atas produksi barang atau
jasa pada sebuah perusahaan,[1]
atau yang kemudian akrab disebut sebagai stakeholder. Hubungan industrial
antara perusahaan dengan para stakeholdernya tersebut harus dibina dengan baik
karena kebaradaan masing-masing stakeholder memberikan kontribusi pada
perusahaan. Salah satu hubungan dengan stakeholder misalnya hubungan antara
perusahaan dengan karyawannya.
Melobi Stakeholder
PENDAHULUAN
Stakeholder adalah pihak-pihak yang berkaitan dan
memiliki kepentingan dengan perusahaan. Stakeholder perusahaan dapat dibagi menjadi dua, yakni stakeholder
internal dan eksternal. Stakeolder internal misalnya karyawan, pemegang saham,
dan manajer. Sedangkan stakeholder pemerintah dan komunitas lokal. Hubungan
dengan semua stakeholder ini harus dijalin dengan baik agar keberlangsungan
perusahaan tetap berlanjut.
Berpikir Induktif dan Deduktif
PENDAHULUAN
Sebagaimana
kita pahami bersama, keunikan manusia atau salah satu keunggulan manusia
cliantara makhluk ciptaan Allah
adalah
kemampuan dirinya untuk mengolah
data. merangkum informasi, memanipulasi data, yang semuanya itu adalah bagian
dan proses berpikir. Aristoteles pernah berkata bahwa manusia adalah hewan yang
berpikir (man as the animal as reasons);
dalam ilmu manthiq kita mengenal al-insan
hayawanun nathiqun hewan yang berpikir’.’ Salah satu dan proses
berpikir itu, dia bertanya atau menyatakan sesuatu untuk mengambil satu posisi
tertentu (positioning), yang erat kaitannya dengan cara kita mengambil
keputusan atau mengambil kes impulan dan berbagai pernyataan dan kenyataan yang
ada.[1]
Monday, June 24, 2013
Tren E-Commerce sebagai Cyberculture
Tren E-Commerce sebagai Cyberculture
Studi kasus: Tren E-Commerce melalui
Facebook
Hikmah Rofidah Lailiyah,dkk
IAIN Sunan Ampel Surabaya, Jl. Jend. A.Yani No. 117, Surabaya
Email: hikmah_fp@yahoo.co.id
Abstract: Trend E-Commerce as Cyberculture
Currently e-commerce has
become a trend in the society
along with the increasing use of internet in life.
Most of the Indonesian internet users use the
internet for social networking purposes, including
accessing Facebook. E-commerce
media is so diverse.
One of them is by using facebook.
The issues
raised in this penlitian
include e-commerce linkage with cyberculture,
reasons for use facebook as a medium of e-commerce, the
advantages and disadvantages of
using facebook as a medium of
e-commerce,
facebook commerce and current trends.
The method used in this study is a qualitative ethnographic
approach in order to gain an understanding of the trend of e-commerce as
cyberculture. And to answer the focus
problems of data analysis
techniques used by Miles and Huberman.
From the
research it was found that the trend of e-commerce
has become the
lifestyle of today's society. Faceboook
is selected as the e-commerce because of the number of facebook users is so
large. In addition, because Facebook provides a wide
variety of applications add to the
advantage in doing e-commerce, such as convenience and cost savings. While the disadvantages of using facebook is susceptible
fraud, item purchased not in accordance with the drawings, and the unilateral
cancellation. Although facebook has a lot of number of users and
applications offered also vary, but along with the development of technology,
it is quite tempting the perpetrators of f-commerce for
media switch to
smartphone chat application and online trading
sites.
Key words: e-commerce, facebook
Subscribe to:
Posts (Atom)