Sunday, February 23, 2014

Melobi Stakeholder

PENDAHULUAN
Stakeholder adalah pihak-pihak yang berkaitan dan memiliki kepentingan dengan perusahaan. Stakeholder perusahaan dapat dibagi menjadi dua, yakni stakeholder internal dan eksternal. Stakeolder internal misalnya karyawan, pemegang saham, dan manajer. Sedangkan stakeholder pemerintah dan komunitas lokal. Hubungan dengan semua stakeholder ini harus dijalin dengan baik agar keberlangsungan perusahaan tetap berlanjut.

Berpikir Induktif dan Deduktif


PENDAHULUAN
Sebagaimana kita pahami bersama, keunikan manusia atau salah satu keunggulan manusia cliantara makhluk ciptaan Allah adalah kemampuan dirinya untuk mengolah data. merangkum informasi, memanipulasi data, yang semuanya itu adalah bagian dan proses berpikir. Aristoteles pernah berkata bahwa manusia adalah hewan yang berpikir (man as the animal as reasons); dalam ilmu manthiq kita mengenal al-insan hayawanun nathiqun hewan yang berpikir’.’ Salah satu dan proses berpikir itu, dia bertanya atau menyatakan sesuatu untuk mengambil satu posisi tertentu (positioning), yang erat kaitannya dengan cara kita mengambil keputusan atau mengambil kes impulan dan berbagai pernyataan dan kenyataan yang ada.[1]

Monday, June 24, 2013

Tren E-Commerce sebagai Cyberculture



Tren E-Commerce sebagai Cyberculture

Studi kasus: Tren E-Commerce melalui Facebook

Hikmah Rofidah Lailiyah,dkk

IAIN Sunan Ampel Surabaya, Jl. Jend. A.Yani No. 117, Surabaya

Email: hikmah_fp@yahoo.co.id

Abstract: Trend E-Commerce as Cyberculture

Currently e-commerce has become a trend in the society along with the increasing use of internet in life. Most of the Indonesian internet users use the internet for social networking purposes, including accessing Facebook. E-commerce media is so diverse. One of them is by using facebook.

The issues raised in this penlitian include e-commerce linkage with cyberculture, reasons for use facebook as a medium of e-commerce, the advantages and disadvantages of using facebook as a medium of e-commerce, facebook commerce and current trends. The method used in this study is a qualitative ethnographic approach in order to gain an understanding of the trend of e-commerce as cyberculture. And to answer the focus problems of data analysis techniques used by Miles and Huberman.

From the research it was found that the trend of e-commerce has become the lifestyle of today's society. Faceboook is selected as the e-commerce because of the number of facebook users is so large. In addition, because Facebook provides a wide variety of applications add to the advantage in doing e-commerce, such as convenience and cost savings. While the disadvantages of using facebook is susceptible fraud, item purchased not in accordance with the drawings, and the unilateral cancellation. Although facebook has a lot of number of users and applications offered also vary, but along with the development of technology, it is quite tempting the perpetrators of f-commerce for media switch to smartphone chat application and online trading sites.



Key words: e-commerce, facebook

Wednesday, May 22, 2013

Bukan Sekedar Kader Militan


Hampir di setiap kali pertemuan, rapat atau pun musyawarah, para pimpinan harian selalu mengeluhkan kurangnya kader. Tidak hanya di muhammadiyah tapi hal ini juga dirasakan oleh hampir semua ortom muhammadiyah. Para generasi penerus yang telah didik dan dibina mulai dari IPM, satu persatu mulai rontok ketika mereka bertambah usia. Estafet perjuangan menjadi terhenti. Pada akhirnya kini muncul kader-kader karbitan, atau kader instan yang meneruskan perjuangan dan tentunya menimbulkan warna yang berbeda pada tubuh organisasi. Bahkan telah menjadi rahasia publik bahwa ketua umum Muhammadiyah saat ini, Pak Din Syamsudin, berasal dari Nahdlatul Ulama yang dinaturalisasi oleh Muhammadiyah.

Tuesday, May 14, 2013

Harlemshake ala Public Relations IAIN Sunan Ampel, Surabaya


ketika teman-teman IAIN Sunan Ampel Surabaya berdemo dengan anarki, kami komunitas kecil di sana mencoba berdemo dengan cara yang lain. Melalui acara Dies Natalis Prodi Ilmu Komunikasi kami membranding ulang instansi kami

Sunday, December 23, 2012

Fotografi sebagai Gaya Hidup


Memasuki era digital, fotografi menjadi hal yang tidak asing lagi bagi semua orang. Hampir setiap orang saat ini begitu gandrung terhadap aktifitas yang satu ini. Apalagi dengan didukung perkembangan teknologi yang senantiasa membuat kita berdecak kagum, fotografi menjadi begitu mudah dan semua orang dapat melakukannya. Tengok saja hand phone. Kehadiran media konvergen ini menjadikan fotografi menjadi lebih mudah. Karena saat ini semua hand phone dilengkapi dengan aplikasi kamera. Bahkan banyak pula yang telah dilengkapi dengan fasilitas edit foto.

Thursday, November 8, 2012

KE-GR-AN


Sudah hampir dua bulan ini Sasha sering terlihat bareng dengan Yoga. Jika selama ini dia selalu bersama dengan Indri, sahabatnya, kali ini waktu yang Sasha miliki lebih sering untuk Yoga. Mulai dari ke kantin bahkan ke acara sekolah pun Sasha dan Yoga terlihat bersama. Tak jarang mereka berangkat dan pulang dari sekolah bersama.
Semuanya bermula saat Sasha dan Siska, tetangganya, pulang dari toko buku dan kehujanan. Mereka yang sedang menunggu bis tiba-tiba bertemu Yoga. Yoga pun menawari mengantar mereka pulang. Dan sejak saat itulah kedekatan antara Sasha dan Yoga pun dimulai. Bahkan Yoga juga sering main ke rumahnya. Tak hanya mengerjakan tugas sekolah, Yoga pun sering sekedar mampir atau main ke rumahnya.
Padahal sebelumnya Sasha dan Yoga jarang terlihat ngobrol meski mereka teman satu kelas. Kedekatan tersebut membuat perasaan Sasha kepada Yoga semakin berkembang. Sejak awal masuk sekolah Sasha memang sudah menyukai Yoga. Namun, karea Yoga tipe cowok yang cuek membuat Sasha tak berani melakukan PDKT dan lebih memilih menyimpan perasaannya dalam-dalam.
Karenanya, begitu ada kesempatan untuk berdekatan dengan Yoga, Sasha tak menyia-nyiakannya. Indri pun mengerti dan merelakan waktu yang biasanya ia habiskan dengan Sasha kini tergantikan oleh Yoga.
“Sha, pinjem catetan bahasa inggrisnya dong, “kata Yoga.
Sasha yang asik berbincang dengan Indri pun sejenak menghentikan aktifitasnya. “Nih….. jangan lama-lama yaw soalnya mau dipinjam Indri juga, “jawab Sasha.
“Beres deh, “ jawab Yoga sambil berlalu.
“Kayaknya kalian tambah deket nih, kapan bakal diresmiin? Gue uda gak sabar nih buat ditraktir, “ goda Indri.
“Gue yakin dalam waktu deket ini In. Apalagi lo lihat sendiri kan di gantungan kuncinya ada inisial Y&S. Gue yakin itu artinya Yoga&Sasha, “jawab Sasha pd. Indri hanya mengangguk.
“Nih Sha catetan loe, gak lama kan, “ujar Yoga saat mengembalikan buku milik Sasha.
“Iya, gak sampai bikin bukunya jamuran kok,”canda Indri.
“Oh yah Sha, malam minggu gue mau ngajak loh makan malem. Jam tujuh gue tunggu di kafe yang biasanya kita datangi. Loe gak boleh nolak., oke ?” ajak Yoga.
“Iya, gue pasti dateng,”jawab Sasha.
“Gue yakin In, Yoga ngajak gue ngedate dan mau nembakgue di sana, “ujar  Sasha senang.
“Iya gue juga akin gitu. Jangan lupa traktiran loh.”
“Beres”
*                                                          *                                                          *
Sabtu malam dengan dandanan bak putrid dalam dongeng,  Sasha menemui Yoga. Saat akan mnghampiri meja tempat Yoga berada, Sasha terkejut…
Kok ada Siska sih di sini?”
“Hai Sha, gue uda pesanin makanan faforit loe, steak dan hot chocolate. Duduk Sha,”ujar Yoga saat Sasha datang. Sasha menurut.
Uh…..so sweet banget sih Ga, tapi ngapain Siska di meja ini juga?”
“Kita uda nunggu lo dari tadi,”lanjut Yoga.
Kita? Harusnya kan cuma loe yang nunguin gue.”
“Kita ngajakin loe makan malem sebagai ucapan terima kasih. Berkat loe, gue ma Yoga bisa jadian,” kali ini giliran Siska angkat bicara.
“Tunggu dulu, bukankah harusnya Yoga nembak gue malam ini? Bukannya malah jadian ma Siska.”
“Gue uda naksir Siska lama Sha. Dan berkat loe gue bisa deketin dia……..”
Stop, wajah Sasha memerah dan perutnya. Kemudian….bruuk, Sasha pingsan, tak sanggup lagi mendengar kelanjutan cerita Yoga.